Latih Kemampuan Berpikir Kritis dan Menulis Ilmiah, LRD UIN Walisongo Gelar Webinar Pelatihan Esai
Lembaga Riset dan Debat (LRD) UIN Walisongo mengadakan Webinar pada hari Minggu (27/04/2025). Pada sesi webinar ini dilakukan secara online melalui platform Google Meet dengan mengangkat tema “Kepenulisan Essay: Menuntun Logika dan Alur Berpikir.”
Narasumber yang diundang pada sesi webinar memiliki pengalaman yang banyak di bidang kepenulisan terutama esai yaitu Alfia Septiani S.H. Beliau telah memenangkan berbagai pengahargaan di bidang esai dan mantan Presiden Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia. Pada Pembukaannya beliau menjelaskan mengenai beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan dalam pembuatan esai.
“Jadi skill kepenulisan itu penting, ada tujuh hal Ajang Brainstorming, Melatih daya analisis, Memperkuat daya ingat, Melatih kemampuan berpikir secara sistematis, Legacy, dan yang terakhir Basic Needs untuk survive dalam dunia perkuliahan dan persaingan dunia kerja untuk skill kepenulisan bagi mahasiswa” ujarnya
Berikutnya narasumber Alfia Septiani menjelaskan esai itu apa dan seperti bagaimana serta menjelaskan metode yang dipakai dalam menulis esai.
“Esai adalah suatu media dalam bentuk tulisan yang digunakan untuk mengungkapkan pendapat atau gagasan yang kita miliki terhadap suatu fenomena atau isu tertentu, metode yang dipakai dalam essay ada empat hal yaitu; Issue (masalah), Rule (Aturan), Argument (Pernyataan), Conclusion (Kesimpulan)” ujarnya
Selanjutnya narasumber Alfia Septiani memberikan apa saja struktur esai dan aturan dalam penulisan essay.
“Jadi struktur esai ada tiga mulai
dari pendahuluan, isi, dan penutup lalu etika dalam penulisan essay ada dua hal
yang perlu diperhatikan Tidak ada aturan baku mengenai bagaimana kualitas essay
yang baik dan benar (jadi tidak ada minimal atau maksimal jumlah kata atau
halaman dalam sebuah essay, semuanya tergantung dari aturan panitia pelaksana
lomba) Namun biasanya seringkali panitia lomba menentukan minimal esai itu 3
halaman atau 750-1000 kata”ujarnya.
“Ada tujuh hal yang perlu diperhatikan dan dikembangkan; Perhatikan dan dalami panduan penyelenggara lomba, Mencari topik yang sedang hangat diperbincangkan dan belum banyak dibahas dalam publikasi manapun, Sesuaikan dengan minat dan kemampuan diri, Jika mengambil topik yang sudah banyak dibahas, usahakan tetap memiliki novelty, Melakukan Brainstorming dengan teman untuk menentukan topik yang akan diambil dalam menulis esai, Menggunakan teknik ATM (Amati tiru dan Modifikasi), Buat Outline penulisan” ujarnya.
Diva Riza Agustin selaku moderator dalam webinar menyatakan bahwa dirinya berharap teman-teman bisa mengikuti penjelasan yang sudah dipaparkan dan berharap teman-teman mengimplementasikan terhadap penulisan khususnya esai dengan sebaik mungkin.
“Webinar ini sebagai ajang dalam mengembangkan skill dan kemampuan di bidang kepenulisan bagi mahasiswa dan mencari inovasi yang luas dan dituangkan dalam penulisan esai” ujarnya.
Terakhir menurut Rosfanny Delia Leghitta Ayu sebagai perwakilan dari Divisi Riset mengatakan bahwa webinar ini menjadi sebuah kesempatan besar bukan hanya secara individu tetapi secara kelompok maupun kebersamaan.
“Tentunya dalam webinar ini bukan
mengajarkan skill tetapi kita diajarkan bagaimana mengembangkan penulisan esai
kita menjadi bagus dan terbaik dan saya berharap teman-teman juga dapat
memahami esai seperti apa serta ide yang dapat dituangkan ke dalam esai”.
ujarnya