LRD UIN WALISONGO KEMBALI TOREHKAN PRESTASI PADA KOMBATNAS 2026
Semarang- Lembaga Riset dan Debat (LRD) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menorehkan prestasi Juara Harapan II dalam ajang Kompetisi Debat Nasional (KOMBATNAS) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang (UM) pada (25/04/26) secara daring.
Kompetisi yang di ikuti berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia ini mengusung tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Era Digital: Menjaga Identitas Bangsa di Tengah Arus Globalisasi dan Disrupsi Teknologi.”
Pada kompetisi tersebut, LRD mengirimkan satu tim delegasi bernama Tim Dharma yang terdiri atas Lina Adiatul Syakiroh, Nurul Aulia Maulida, dan Alwan Nur Hafid Keikutsertaan Tim Dharma menjadi wujud komitmen LRD dalam mengembangkan kapasitas anggotanya di bidang riset, argumentasi, dan debat tingkat nasional.
Ketua Tim Dharma, Lina Adiatul Syakiroh, menyampaikan bahwa sebelum mengikuti perlombaan, seluruh anggota tim telah menjalani berbagai persiapan secara intensif bersama para pelatih. "Kami berusaha memberikan penampilan terbaik sejak pertandingan pertama. Alhamdulillah, semua persiapan dan arahan dari para coach dapat kami terapkan dengan baik sehingga mampu meraih hasil yang membanggakan" ungkapnya.
Lina menjelaskan bahwa setiap pertandingan memberikan tantangan dan pengalaman baru bagi seluruh anggota tim. "Setiap ronde menjadi pembelajaran bagi kami. Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan kompetisi dengan baik dan membawa pulang Juara Harapan II. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik," jelasnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Nurul Aulia Maulida yang mengaku bangga dapat mewakili LRD dan membawa nama baik UIN Walisongo Semarang di tingkat nasional "Saya bangga bisa menjadi bagian dari tim ini dan mewakili almamater di tingkat nasional. Meskipun belum meraih hasil yang paling sempurna, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan semua pengalaman yang kami dapatkan" tuturnya.
Ia berterimakasih kepada para pihak yang sudah memberikan waktu dan fasilitas untuk kesuksesan lomba debat ini. “Pencapaian ini tidak akan terwujud tanpa bimbingan luar biasa dari Mbak Rosfanny, Mas Ulum, Nadilla selaku pendamping, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan,” ucapnya.
Sementara itu, Alwan Nur Hafid mengatakan bahwa proses persiapan menjadi momen yang paling berkesan selama mengikuti kompetisi. "Selama persiapan kami belajar banyak, mulai dari riset hingga teknik berbicara. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi."
Ia berharap capaian yang diraih Tim Dharma dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota LRD untuk terus mengembangkan potensi dan menorehkan prestasi di berbagai ajang kompetisi. "Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota LRD untuk terus berkembang, berprestasi, dan membawa nama baik UIN Walisongo Semarang di berbagai kompetisi yang akan datang," harapnya.